



















Bambang menganggap Jimmy tak adil. “Kalau wasit tidak adil akan berpengaruh pada penonton, apalagi dalam jumlah sebanyak ini. Keamanan bisa kami jamin tapi kalau wasitnya tidak adil kan bisa repot,” kata Alex Bambang.
Meski pertandingan sempat tertunda hampir satu jam, tentu saja permintaan Pak Kapolda itu tetap tak dipenuhi karena dalam peraturan FIFA, tak ada seorang pun yang punya hak mengganti wasit kecuali yang bersangkutan cedera dan tak mampu memimpin laga.
Di Indonesia, yang aneh-aneh tapi nyata bisa saja terjadi. Termasuk dalam pertandingan sepak bola. Kita boleh saja tertawa geli. Tapi kenyataannya memang demikian. Mau bilang apa? Bukankah PSSI pun pernah dipimpin seorang narapidana?
Jadi jangan heran bila hanya di Indonesia juga seorang polisi ingin jadi pengawas dan pengatur pertandingan. Ya, hanya ada di Indonesia ….
Sumber : http://blog.tempointeraktif.com/portal/sempritan-pak-kapolda/